7 Film Batal Tayang di Cina Akibat Penyebaran Virus Corona

Pada tanggal 25 Januari kemarin, sejumlah film yang seharusnya dirilis sesuai dengan jadwal ketika Tahun Baru Imlek dibatalkan akibat wabah dari virus Corona yang menyebar dengan cepat di Cina. Pembatalkan adanya perilisan film ini dilakukan guna mencegah penyebaran yang lebih meluas lagi dari virus mematikan baru yang berbahaya tersebut. Tentu saja ini mengecewakan karena bukan hanya 1 melainkan 7 film yang batal untuk tayang sesuai dengan jadwalnya.

Penutupan Bioskop Pasca Penyebaran Virus Corona

Dunia saat ini sedang dihebohkan dengan penemuan virus baru bernama virus Corona yang sekarang sedang menyebar dengan cepat di wilayah China. Bahkan akibat dari virus tersebut, ada beberapa film yang batal untuk ditayangkan perdana disana guna mencegah adanya penularan dan penyebaran virus yang makin meluas. Beberapa film yang batal tayang itu adalah Jiang Ziya: Legend of Deification, Boonie Bears: The Wild Life, Vanguard, Detective China Town 3, Lost in Russia, The Rescue dan terakhir adalah Leap.

Pakar kesehatan di wilayah China sebelumnya sudah memberikan peringatan dini kepada para masyarakat untuk menghindari berkumpul di tempat yang ramai yang para distributor film pun juga mengartikan bahwa tempat yang dimaksud termasuk pada bioskop. Distributor film di Beijing akan menyatakan jika keputusan mereka untuk setidaknya menunda lebih dulu perilisan film dan dilakukan dengan sukarela oleh bioskop besar yang berada di Cina dan kesadaran bukan datang dari sana.

Kesadaran pun turut datang dari bagian tim produksi film dimana mereka juga memberikan pernyataan yang resmi di akun Weibo. Inti dari semua pesan yang mereka berikan adalah sudah memang tugas bersama untuk dapat memerangi adanya virus dan mencoba meminta maaf kepada bioskop. Perwakilan dari tim produksi pun mengatakan jika negara sekarang tengah berjuang untuk melawan virus yang baru dan mereka tidak mau para penonton untuk mempertaruhkan kesehatan.

Efek Kerugian Industri Film Akibat Virus Corona

Mereka tidak mau adanya kemungkinan penyebaran virus yang dianggap lebih luas lagi. Bahkan platform penjualan tiket seperti Taopiaopiao dan Maoyan sudah berjanji akan mengembalikan seluruh dana pembelian tiket tanpa syarat apapun. Namun harus menunggu karena prosesnya satu minggu togel singapore 2020. Jaringan dari bioskop pun juga menyatakan bahwa mereka sedang kewalahan dengan adanya panggilan setiap hari dimana para pelanggan meminta uang pembelian tiket mereka dikembalikan.

Imax mengatakan jika mereka mendukung sepenuhnya adanya penundaan film terbaru di Tahun Baru China ini karena menilai bahwa ini adalah langkah yang paling baik untuk mengantisipasi penyebaran virus. Kasus ini pun juga semakin meningkat dimana diketahui sekitar 600 orang terkena infeksi virus ini bahkan 17 diantaranya telah meninggal dunia. Pemerintah Beijing pun mencoba untuk mengambil tindakan yang sama sekali belum pernah mereka lakukan yaitu penutupan seluruh kota.

Mereka mengumumkan adanya penutupan kota Wuhan yang dipercaya sebagai kota dimana virus mematikan ini muncul untuk kali pertama. Seperti yang diketahui sesungguhnya Tahun Baru Imlek dinilai sebagai era blockbuster yang terbesar di seluruh dunia dan di minggu ini saja, sebenarnya ada harapan untuk bisa meraih sekitar 1 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp 13 triliun dari penjuala tiket. Bahkan sebagian akuntan juga menjelaskan kerugian yang besar jika film pun ditunda rilisnya.

Sumber lain pun juga mengatakan jika industri ini tidak bisa pulih sekarang bahkan meskipun China melakukan remake pada film tersebut. Jika wabah dari virus Corona ini terus menerus berlanjut, maka jelas hal ini pun bisa berpengaruh pada jadwal perilisan film Hollywood yang seharusnya tayang di bulan tersebut seperti Little Women Marriage Story and also Doolittle. China adalah market terbesar kedua dunia sehingga apa yang menimpa China akan menjadi pukulan besar bagi dunia.

Leave a Reply